BANYAK JALAN RUSAK DI KEBALEN

Jun 14 2019 / Written by  / Be the first to comment! / Published in News

Jalan Kebalen Rusak, Pemerintah Kabupaten Bekasi Harus Tanggung Jawab

oleh Diyah Yuli Sugiarti
(Ketua Balitbang Panitia Persiapan Pemekaran Kabupaten Bekasi (P3KB))

Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapan-nya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah.

Peran jalan di antaranya: 1) sebagai bagian prasarana transportasi mempunyai peran penting dalam bidang ekonomi, sosial budaya, lingkungan hidup, politik, pertahanan dan keamanan, serta dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. 2) Jalan sebagai prasarana distribusi barang dan jasa merupakan urat nadi kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara. 3) Jalan yang merupakan satu kesatuan sistem jaringan jalan menghubungkan dan mengikat seluruh wilayah Republik Indonesia.

Penyelenggaraan jalan berada dalam tanggung jawab pemerintah yang meliputi: 1) Pengaturan jalan adalah kegiatan perumusan kebijakan perencanaan, penyusunan perencanaan umum, dan penyusunan peraturan perundang-undangan jalan. 2) Pembinaan jalan adalah kegiatan penyusunan pedoman dan standar teknis, pelayanan, pemberdayaan sumber daya manusia, serta penelitian dan pengembangan jalan. 3) Pembangunan jalan adalah kegiatan pemrograman dan penganggaran, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, serta pengoperasian dan pemeliharaan jalan. 4) Pengawasan jalan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan tertib pengaturan, pembinaan, dan pembangunan jalan.

Jalan Kebalen di kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Pemkab berperan dalam pengaturan, pembinaan, pembangunan, dan pengawasan jalan sesuai dengan kewenangannya. Maka bila jalan Kebalen rusak menahun seharusnya menjadi evaluasi kinerja Pemkab Bekasi.

Jalan Kebalen telah lama terlihat berlubang, retak, serta hancur hingga terlihat kerangka besinya. Kerusakan jalan diperkirakan mencapai satu kilometer, bahkan mungkin lebih. Kondisi ini sangat mengganggu perjalanan pengendara yang melintasi jalur tersebut. Terlebih kendaraan besar dan berat yaitu truk pengangkut tanah urug dan besi beton melewatinya tanpa kenal waktu. Sehingga mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Pemkab Bekasi sudah beberapa kali datang meninjau jalan Kebalen. Namun, hingga kini belum ada perbaikan. Banyak masyarakat mengeluh dan kecewa. Maka begitu mendengar akan ada rencana perbaikan jalan Kebalen serta merta masyarakat menyambut gembira.

Menurut Wartakota.tribunnews.com (25/2/2019) awal Februari 2019, perbaikan jalan Kebalen telah dianggarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi. Menurut info untuk perbaikan jalan dan saluran di tempat itu, Dinas PUPR menganggarkan biaya sebesar Rp 18 miliar.

Namun kebahagiaan masyarakat ternyata kembali tertunda pasalnya sampai sekarang kegiatan perbaikan jalan belum juga dimulai. Sekretaris Dinas PUPR kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, mengungkapkan, pelaksanaan perbaikan Jalan Babelan mundur dari waktu yang sudah ditentukan, karena sistem di Unit Lelang Pengadaan (ULP) sedang bermasalah. Akibatnya sistem tersebut tidak bisa digunakan, sehingga proses lelang yang seharusnya selesai April 2019 tidak bisa berjalan.

Seharusnya tidak terjadi keterlambatan perbaikan jalan Kebalen, mengingat masyarakat setempat dikenakan pajak kendaraan. Apalagi kondisi jalan yang rusak menahun tanpa perbaikan. Demikian juga keterlambatan dalam pelaksanaan perencanaan yang telah ditetapkan dan dianggarkan. Lambatnya dan berbagai alasan penundaan perbaikan jalan Kebaken sesungguhnya adalah bentuk kelalaian Pemkab Bekasi.

Masyarakat berhak mendapat layanan umum yang baik termasuk jalan raya. Sedangkan penyelenggaraan jalan Kebalen menjadi kewajiban pemkab Bekasi. Kinerja yang tidak optimal seharusnya mendapat evaluasi.

Di era smart city saat ini, tata kelola pemerintah sangat dituntut cepat profesional dan memuaskan masyarakat. Maka keterlambatan dalam pelayanan umum, dalam hal ini adalah perbaikan jalan Kebalen tentu merupakan tata kelola yang tidak lagi relevan. Maka menjadi tugas Bupati sebagai pemimpin untuk meningkatkan kinerja aparatnya serta instansinya. Pemimpin harus bisa membudayakan disiplin, profesional dan berjiwa melayani masyarakat secara cepat dan memuaskan dalam bekerja.

Semoga ke depannya peningkatan akan terjadi di semua bidang bukan hanya perbaikan jalan Kebalen. ***

 

Read 508 times
Gaya FM

Gaya fm 93.6 Improving Quality Of Life

Website: gayafm.com

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Recent Post